Lagu Indonesia Raya Yang Asli??

Hari-hari terakhir ini di TV lagi rame (ga rame-rame amat sih) pemberitaan soal ditemukannya vidoe rekaman Versi Asli Lagi Indonesia Raya oleh Roy Suryo, pengamat telematika yang beken itu. Katanya dia itu rekaman dibuat September 1944. Nemunya sih di Belanda (standar, banyak artefak milik bangsa ini yang dipelihara sama Kumpeni). Belum ada sikap resmi dari Pemerintah RI soal rekaman ini.
Kalo ngeliat rekaman itu, panjang banget coy, ampe 3 kuplet (istilah musiknya verse, bridge, dan reffrain). Coba dinyanyiin sama anak SD, bisa cape ngehormat bendera sampe 3 menit lebih. Ngehormat bendera sambil nyanyi Lagu Indonesia Raya yang sekarang aja lumayan pegel. Walaupun gw eks paskib, akhir-akhir ini bagi gw ga penting menghormati bendera. Lagian, bukan masalah logis-ga logis, capek hehehehe.
Bagaimanapun gw salut sama WR Supratman sang pencipta lagu. Dia bener-bener menciptakan lagu kebangsaan yang beraura semangat. Jos Cleber aja, yang bikin rekaman resmi lagu ini, memberikan tempo Maestoso con Bravura, artinya agung tetapi berani. Tempo lagu lain kan Presto, Allegro, Moderato, Adante, Largo. Khusus tuh. Lagu ini juga salahsatu lagu kebangsaan terpanjang di dunia, 105 detik man! Bandingin sama lagu kebangsaan Jepang, Kimigayo yang cuma 4 baris.
Momen pertama lagu ini dinyanyikan juag oke banget, pas penetapan keputusan Kongres Pemuda II di Jakarta 27-28 Oktober 1928. Bisa dibayangkan (sedikit bluffing nih) betapa kagumnya para peserta Kongres Pemuda ketika mendengarkan lagu itu.
Salut dengan karya WR Supratman…
Salut dengan karya peserta Kongres Pemuda, tiga frase abadi kita…
    Satoe Noesa
        Satoe Bangsa
            Satoe Bahasa
Salut dengan inovasi dengan keadaan dan sarana terbatas sekali…
Salut dengan kreatifitas

Intinya mah, gw ingin sekali meneladani mereka dalam berprestasi
Anak muda yang berkarya

Leave a Reply